Cara Membaca Kode Ban Sepeda Motor dan Mobil

Arti Kode Pada Ban Motor dan Mobil - Membaca Kode dan Ukuran Ban Luar Motor dan Mobil

Ban merupakan salah satu komponen kendaraan yang mana keberadaan Ban di suatu kendaraan sangatlah penting, baik itu sepeda motor maupun mobil semuanya sangat mementingkan ban. Ban bersentuhan langsung dengan permukaan jalan, jadi fungsi ban ini sangatlah penting untuk meredam kejutan dari permukaan jalan yang tidak rata. Kebanyakan Ban sekarang ini dibuat dari karet sintetik.

Hingga sekarang ini ada 3 jenis ban, yaitu ban Bias, ban Radial, dan ban Tubeless, mengenai jenis-jenisnya ini pastinya sudah banyak orang yang mengetahuinya, namun ternyata masih sedikit yang belum mengetahui maksud atau arti dari kode angka yang tertulis pasa bagian samping ban, dan mungkin sobat juga termasuk salah satu orang yang belum mengetahuinya, dan kemudian mencari-cari cara membaca kode tersebut hingga sobat masuk ke artikel di blog ini.

Pada umumnya ban mobil mempunyai masa pemakaian yang cukup lama, yaitu sekitar 3 tahun, kalau dihitung sesuai dengan lamanya pastinya tidak akan sesuai, jadi jika dipakai secara normal paling tidak telah menempuh jarak sekitar 60.000 Km, jadi jika ban mobil sobat telah dipakai dalam jarak tersebut maka ban tersebut sudah waktunya untuk diganti.

Hanya dengan melihat kode ban yang tertera pada ban, maka sobat akan dapat mengetahui sudah berapa lama sejak ban itu diproduksi, yang tentunya sobat harus tahu terlebih dahulu kode yang mana yang menyatakan tahun produksinya, karena kode yang tertera pada ban menyatakan banyak hal, jadi tidak waktu produksinya saja yang ditulis pada samping ban.

Cara Membaca Kode Ban Motor dan Ban Mobil Terlengkap

Maksud dan Arti Kode Ban Motor

Pada ban sepeda motor terdapat 2 model atau jenis penulisan kode yang biasa digunakan, kedua model kode penulisan ini diantaranya yaitu kode ban imperal dan kode ban metric, diatara kedua model penulisannya ini hanya ada sedikit perbedaan saja, dan artinya tidak jauh berbeda. Oke buat sobat yang penasaran dengan arti dari penulisan 2 model kode ban motor ini, dan agar lebih jelas lagi dengan arti dari kode-kode ini silahkan simak ulasannya dibawah ini.

Membaca Kode Ban Motor Imperal

Contoh Kode ban Imperal yaitu 4.60-H-18 4PR
Arti dari kode ban imperal diatas yaitu sebagai berikut :
  • 4.80
Angka 4.80 yang terdapat pada kode ban imperal diatas menyatakan lebar dari ban (dalam satuan Inchi)
  • H
Huruf H yang terdapat pada kode ban imperal diatas menyatakan batas kecepatan pemakaian (H disini berarti batas kecepatannya adalah 210 Km/Jam, dan untuk batas kecepatan yang lainnya kalian bisa lihat di Kode Kecepatan Ban dibawah )
  • 18
Angka 18 yang terdapat pada kode ban imperal diatas menyatakan diameter Rim atau Velg (dalam satuan Inchi), seperti yang kita ketahui, velg juga mempunyai ukuran yang berbeda-beda, ada yang ukurannya 18, 14, 17, dan lain-lain.
  • 4PR
Sedangkan angka dan huruf 4PR yang terdapat pada kode ban imperal paling akhir diatas menyatakan kekuatan dari ban, yang mana kekuatannya ini diukur berdasarkan Ply Ratting atau juga bisa disebut dengan Serat Kain (4PR berarti menggunakan lapisan kain dari bahan nilon dalam sebuah carcass berindikasi kekuatan nya yaitu 4 lapisan kain ban.

Di Kode ban imperal ini, pada bagian Aspect Ratio (perbandingan tinggi terhadap lebar ban) yaitu berdasarkan pada nilai 100% (tinggi ban samadengan lebar ban, jadi tinggi dari ban yang menggunakan kode ban imperal ini adalah sama dengan lebar dari ban)

Gambar Foto Contoh Kode Ban Metric pada Ban Motor
Gambar Foto Contoh Kode Ban Metric pada Ban Motor

Membaca Kode Ban Motor Metric

Contoh kode Ban Metric yaitu 120/70-17 67H
Arti dari kode ban metric diatas yaitu sebagai berikut :
  • 120
Angka 120 yang terdapat pada kode ban metric diatas menyatakan lebar telapak ban (dalam satuan milimeter, semakin besar angkanya maka telapak ban akan semakin lebar)
  • 70
Angka 70 yang terdapat pada kode ban metric diatas menyatakan aspec ratio atau perbandingan tinggi ban dengan lebar ban dalam satuan persen (dan dari kode diatas, "120/70" berarti aspect rationya 70% dan lebar ban 120mm, jadi perhitungan tinggi bannya sebagai berikut, 70% x 120mm = 85.5mm, berarti tinggi ban dengan kode seperti ini adalah 85.5 mm, semakin tinggi angkanya maka akan semakin tinggi pula bannya)
  • 17
Angka 17 yang terdapat pada kode ban metric diatas menyatakan diameter rim atau velg (dalam satuan inchi, semakin besar angka nya pada kode ban ini akan membutuhkan velg yang diameternya lebih besar pula, harus sesuai antara velg dan ban)
  • 67
Angka 67 yang terdapat pada kode ban metric diatas menyatakan beban maksimal yang dapat diterima oleh ban, yang mana beban setiap kode angka telah ditentukan dalam Load Index, dan load index 67 berarti beban maksimal yang dapat ditopang oleh ban ini yaitu sebesar 307 kg (untuk melihat kode beban maksimal yang lainnya sobat bisa melihatnya pada daftar Load Index Beban Ban dibawah )
  • H
Huruf H yang terdapat pada kode ban metric diatas menyatakan batas kecepatan pemakaian (sama seperti huruf H yang terdapat pada kode ban imperal, huruf H disini berarti batas kecepatannya adalah 210 Km/Jam, dan untuk batas kecepatan yang lainnya kalian bisa lihat di Kode Kecepatan Ban dibawah )

Maksud dan Arti Kode Ban Mobil

Kode pada ban mobil lebih beragam daripada kode yang tertera pada ban motor, pada ban mobil ada banyak model cara penulisan kodenya, baik itu ban mobil penumpang, truck, bus, dan lain-lain. Dan disini saya akan memberikan cara membacanya semuanya akan saya ulas disini secara lengkap, jadi buat sobat yang ingin menambah pengetahuan mengenai informasi ban pada mobil ini sobat dapat menyimak ulasannya berikut ini.

Membaca Kode Ban Mobil Penumpang

Pada ban mobil penumpang ada beberapa penulisan kode bannya, dan disini saya akan memberikan berbagai jenis penulisan kode ban mobil penumpang. Dibawah ini hanya akan saya jelaskan secara singkat saja, jadi jika ada yang masih bingung sobat bisa membaca arti kode ban motor diatas, karena memang mirip, hanya beda peletakannya saja dan beberapa tambahan kode baru.
  • Arti Kode Ban 195/60 R 14 85 H
"195" = Angka 195 ini merupakan kode ban yang menyatakan Lebar Penampang Ban (dalam satuan milimeter)
"60" = Angka 60 ini merupakan kode ban yang menyatakan Aspec Ratio
"R" = Huruf R ini merupakan kode ban yang menyatakan Konstruksi ban Radial
"14" = Angka 14 ini merupakan kode ban yang menyatakan Diameter Rim / Velg (dalam satuan inchi)
"85" = Angka 85 ini merupakan kode ban yang menyatakan beban maksimal ban sesuai dengan Load Indek
"H" = Huruf H ini merupakan kode ban yang menyatakan Simbol Batas Kecepatan
  • Arti Kode Ban 205SR14
"205"= Angka 205 ini merupakan kode ban yang berarti Lebar dari penampang ban (dalam satuan milimeter)
"S" = Huruf S ini merupakan kode ban yang menyatakan batas kecepatan
"R" = Huruf R ini merupakan kode ban yang berarti Konstruksi ban radial
"14" = Angka 14 ini merupakan kode yang berarti Diameter dari Velg / Rim
Arti Kode Ban G70 - 15 B
"G" = Huruf G ini merupakan kode yang menyatakan batas dari ban
"70" = Angka 70 ini merupakan kode yang menyatakan aspek ratio ban
"15" = Angka 15 ini merupakan kode yang menyatakan Diameter dari Velg / Rim
"B" = Huruf B ini merupakan kode ban yang menyatakan Load range

Membaca Kode Ban Truck Bus, Offroad, Industri

  • Arti Kode Ban 7.75 - 14 4PR
"7.75" = Angka 7.75 ini merupakan kode yang menyatakan Lebar dari penampang ban (dalam satuan inchi)
"14" = Angka 14 ini merupakan kode yang menyatakan Diameter Rim / Velg (dalam satuan inchi)
"4PR" = Kode 4PR ini merupakan kode yang menyatakan Ply Rating

Membaca Kode Ban Balap / Racing Tire (RA)

  • Arti Kode Ban 5.00/9.00 – 13
"5.00" = Angka 9.00 ini merupakan kode yang menyatakan Tingi dari penampang ban (dalam satuan inchi)
"9.00" = Angka 9.00 ini merupakan kode yang menyatakan Lebar dari penampang ban (dalam satuan inchi)
"13" = Angka 13 ini merupakan kode yang menyatakan Diameter Rim / Velg

Membaca Kode Ban Ban Agrikultur (AGP)

  • Arti Kode Ban 19 x 8.00 – 10
"19" = Angka 14 ini merupakan kode yang menyatakan Diameter keseluruhan (dalam satuan inchi)
"8.00" = Angka 8.00 ini merupakan kode yang menyatakan Lebar dari penampang ban (dalam satuan inchi)
"10" = Angka 10 ini merupakan kode yang menyatakan Diameter Rim / Velg

Membaca Kode Ban Ban Pejal / Solid Tire (ST).

  • Arti Kode Ban 10 x 6 x 61/4
"10" = Angka 10 ini merupakan kode yang menyatakan Diameter Luar (dalam satuan inchi)
"6" = Angka 6 ini merupakan kode yang menyatakan Lebar Dasar
"61/4" = Angka 61/4 ini merupakan kode yang menyatakan Diameter dalam (dalam satuan inchi)

Daftar "Speed Rating" Kode Kecepatan Maksimal Ban

Seperti yang terlihat diatas, pada ban terdapat kode kecepatan maksimal yang dapat dilakukan oleh ban atau disebut dengan Speed Rating, jadi kendaraan sobat harus menggunakan ban sesuai dengan pemakaiannya, sobat dapat mengetahui kecepatan maks ban dengan mengetahui kode huruf pada ban, dan kode hurufnya itu ada beberapa sesuai dengan batas kecepatan masing-masing, mulai dari Q hingga Z, yang mana Q merupakan kode dengan kecepatan maksimal paling pelan, sedangkan Z merupakan kode kecepatan ban yang paling cepat. Lebih lengkap dan lebih jelasnya silahkan lihat daftarnya berikut ini.
  • "Q" merupakan kode ban dengan kecepatan maksimal 160 km/jam
  • "S" merupakan kode ban dengan kecepatan maksimal 180 km/jam
  • "T" merupakan kode ban dengan kecepatan maksimal 190 km/jam
  • "U" merupakan kode ban dengan kecepatan maksimal 200 km.jam
  • "H" merupakan kode ban dengan kecepatan maksimal 210 km/jam
  • "V" merupakan kode ban dengan kecepatan maksimal 240 km/jam
  • "W" merupakan kode ban dengan kecepatan maksimal 270 km/jam
  • "Y" merupakan kode ban dengan kecepatan maksimal 300 km/jam
  • "Z" merupakan kode ban dengan kecepatan maksimal 240 km/jam

Daftar "Load Index" Kode Beban Maksimal Ban

Selain Speed Rating atau Kecepatan maksimal ban yang saya berikan diatas, ada ada juga Load Index yang mana merupakan kode yang memberitahukan batasan berat yang dapat ditopang oleh ban, dan Load Index nya ini pun juga ada banyak jumlahnya, mulai dari dengan beban yang paling ringan hingga yang paling berat, yang paling ringan menggunakan Load Index 62 yang dapat menerima beban hingga 265 kg dan yang paling dapat menerima beban paling berat yaitu Load Index 100 yang dapat menerima beban hingga 800 kg. Untuk daftar lengkapnya dan agar lebih jelasnya langsung saja lihat daftarnya berikut ini.
  • "62" merupakan kode ban dengan beban maksimal 265 Kg
  • "63" merupakan kode ban dengan beban maksimal 272 Kg
  • "64" merupakan kode ban dengan beban maksimal 265 Kg
  • "66" merupakan kode ban dengan beban maksimal 300 Kg
  • "68" merupakan kode ban dengan beban maksimal 315 Kg
  • "70" merupakan kode ban dengan beban maksimal 335 Kg
  • "73" merupakan kode ban dengan beban maksimal  365 Kg
  • "75" merupakan kode ban dengan beban maksimal 387 Kg
  • "80-89" merupakan kode ban dengan beban maksimal 450-580 Kg
  • "90-100" merupakan kode ban dengan beban maksimal 600-800 Kg

Membaca Kode Produksi Ban

Gambar Foto Contoh Kode Produksi Ban
Gambar Foto Contoh Kode Produksi Ban
Selain kode yang menerangkan spesifikasi dari ban, pada bagian samping ban ini juga tertulis kode yang menerangkan kapan ban tersebut dibuat atau bisa dibilang kode produksi ban, kode produksi yang tercantum dalam ban pun juga berbeda beda setiap pabriknya, berbagai pabrik ban banyak yang menggunakan kode produksi tersendiri, ada yang menulisnya hingga 7 digit kode, 5 digit kode, atau yang lainnya, macam-macam lah, dan yang paling penting untuk diketahui adalah pada 4 digit terakhir dari kode produksi yang tertulis, 4 digit kode terakhir ini memberitahukan waktu produksinya, yaitu Minggu ke berapa dan Tahun berapa, ini sudah pasti karena 4 digit kode trakhir ini sudah menjadi standard internasional. Untuk lebih jelasnya kita langsung ke contoh saja, berikut ini saya berikan satu contoh kode produksi ban dan cara membacanya.
Contoh : X2002
Arti Kode Produksi X2002 yaitu :
20 = Angka 20 pertama pada kode diatas berarti ban dibuat pada Minggu ke-20
02 = Angka 02 terakhir pada kode diatas menyatakan ban dibuat pada tahun 2002

Mengecek Penggunaan Ban

Gambar Foto Contoh Treadwear Indicator batas ketebalan ban
Gambar Foto Contoh Treadwear Indicator batas ketebalan ban
Selain Kode-Kode yang terdapat pada samping ban yang biasanya sudah diketahui oleh semua orang, ada sebuah tanda yang belum banyak orang yang mengetahuinya, yaitu Treadwear Indicator, Treadwear Indicator ini merupakan sebuah tanda yang terdapat pada kedua sisi bunga ban atau kalau ditempat saya disebut batikan ban, karena lokasinya yang 'nyelempit' ini banyak orang yang tidak mengetahuinya, pada bagian ini terdapat garis tebal melintang di dua belah sisi ban, kode ini menunjukkan penggunaan dari ban tersebut, jika ketebalan ban sudah mencapai pada garis ini maka ban sudah layaknya diganti, karena memang sudah halus, sudah tipis, dan akan berbahaya jika diguanakan pada jalan yang licin. jadi ketebalan ban juga harus sobat cek secara berkala agar mengetahui kapan ban harus diganti.

Cara Mengetahui Informasi Ban Motor dan Mobil

Setiap ban yang dibuat di pabrik yang berbeda atau ban yang mempunyai merk yang berbeda tentunya mempunyai kualitas yang berbeda pula, kemampuan cengkeram pada permukaan jalanpun juga berbeda-beda sesuai dengan bunga ban dan bahan yang digunakan untuk membuat ban, jadi buat sobat yang sedang ingin mengganti ban, kalian harus memilih dengan hati-hati, mulai dari merk ban, ukuran ban, bunga ban (batikan), dan hal-hal lainnya. Oke cukup sampai disini dulu artikel mengenai Kode-Kode pada Ban Motor dan Mobil kali ini, semoga dapat bermanfaat untuk sobat Otobuku semuanya.
Cara Membaca Kode Ban Sepeda Motor dan Mobil Rating: 4.5 Diposkan Oleh: efendy bloggers